Jero Wacik tegaskan Demokrat belum merapat ke Prabowo-Hatta.
Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Jero Wacik bocorkan hasil pemaparan visi misi oleh pasangan capres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Jero mengatakan visi misi pasangan capres yang diusung oleh Partai Gerindra tersebut, sejalan dengan visi misi Partai Demokrat.
"Kemarin itu mereka paparkan visi misi. Setelah pemaparan, kita melihat visi misi Prabowo - Hatta sejalan dengan Partai Demokrat," kata Jero di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (3/6).
Meski sudah sejalan, Jero mengaku Partai Demokrat masih belum memastikan diri merapat ke kubu pasangan capres dan cawapres tersebut. Alasannya, masih ada rapat yang harus dilakukan untuk memutuskan hal tersebut.
"(Akan merapat?) Belum, setelah paparan visi misi, kita akan rapatkan lagi. Baru ambil keputusan," ungkap Jero.
Sayangnya, Jero tidak menyebutkan tanggal pasti rapat akan dilaksanakan Partai Demokrat, pun keputusan untuk merapat atau tidak ke Partai Gerindra.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar ( Cak Imin ) sudah memantapkan pilihannya mendukung capres dan cawapres Jokowi - JK . Oleh karenanya, Cak Imin menuding jika ada pihak yang tidak mendukung keputusannya itu, maka telah dinyatakan sudah keluar dari pimpinan partainya.
"Ketika semua jajaran bahwa wakil presidennya Jokowi adalah Pak Muhammad Jusuf Kalla, dia keluarga kita. Oleh karena itu lengkap sudah keputusan jamaah sekaligus jamaiyah. Kalau ada 1-2 orang, dia sudah keluar dari jamaah dan jamaiyah kita," ujar Cak Imin dalam sambutan acara Silahturahmi Nasional Alim Ulama PKB Untuk Pemenangan Jokowi-JK di Jalan Gatot Subroto, Hotel Kartika Chandra, Selasa (3/6).
Lebih lanjut, Cak Imin tak memikirkan apabila ada salah satu kadernya yang telah mendukung kubu Prabowo - Hatta . Menurutnya, massa NU sudah mutlak mendukung Jokowi-JK dalam Pilpres 9 Juli mendatang.
"Biarkan Prabowo ada Amien Rais, biarkan Prabowo ada Hatta Rajasa, biarkan Prabowo ada Mahfud. Yang penting NU semuanya ada di tubuh Jokowi dan Jusuf Kalla. Insya Allah, kita bersama Jokowi-JK," tuturnya.
Meski demikian, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini meyakinkan kepada para alim ulama, untuk mendukung Jokowi-JK pada Pilpres 9 Juli mendatang. "Karena bersama Pak Jokowi dan Jusuf Kalla, pemerintahan akan solid. Negeri ini akan penuh ketentraman," tandasnya.
"Keputusan organisasi sudah mutlak. Kalau ada 1-2, itu kepentingan pribadi," tambahnya.
sumber merdeka.com
"Ketika semua jajaran bahwa wakil presidennya Jokowi adalah Pak Muhammad Jusuf Kalla, dia keluarga kita. Oleh karena itu lengkap sudah keputusan jamaah sekaligus jamaiyah. Kalau ada 1-2 orang, dia sudah keluar dari jamaah dan jamaiyah kita," ujar Cak Imin dalam sambutan acara Silahturahmi Nasional Alim Ulama PKB Untuk Pemenangan Jokowi-JK di Jalan Gatot Subroto, Hotel Kartika Chandra, Selasa (3/6).
Lebih lanjut, Cak Imin tak memikirkan apabila ada salah satu kadernya yang telah mendukung kubu Prabowo - Hatta . Menurutnya, massa NU sudah mutlak mendukung Jokowi-JK dalam Pilpres 9 Juli mendatang.
"Biarkan Prabowo ada Amien Rais, biarkan Prabowo ada Hatta Rajasa, biarkan Prabowo ada Mahfud. Yang penting NU semuanya ada di tubuh Jokowi dan Jusuf Kalla. Insya Allah, kita bersama Jokowi-JK," tuturnya.
Meski demikian, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini meyakinkan kepada para alim ulama, untuk mendukung Jokowi-JK pada Pilpres 9 Juli mendatang. "Karena bersama Pak Jokowi dan Jusuf Kalla, pemerintahan akan solid. Negeri ini akan penuh ketentraman," tandasnya.
"Keputusan organisasi sudah mutlak. Kalau ada 1-2, itu kepentingan pribadi," tambahnya.
sumber merdeka.com
Suka Dengan Artikel Ini ?


0 komentar "Seputar Berita Pilpres 2014 Riview.", Baca atau Masukkan Komentar
Posting Komentar